Manfaat Belajar Mawaris

Sebagaimana yang kita tahu bahwa islam pada masa sekarang sudah tereduksi oleh konsep-konsep kapitalis barat sehingga banyak dari umat islam sendiri yang tidak mau bahkan enggan dan malu untuk memakai konsep islam khususnya pada kehidupan perekonimiannya. Padahal seharusnya kita sebagai umat islam yang kâffâh (sempurna) diwajibkan untuk selalu menggunakan konsep islam secara keseluruhan tidak setengah-setengah, mungkin ini menjadi salah-satu penyebab keadaan Indonesia seperti sekarang ini, karena praktek ribawi sudah menjadi kanker ganas keuangan Negara dengan bunga hutang ke luar negeri yang sangat membebabi akibatnya Negara yang kita cintai ini menjadi hancur dan berantakan dan sangat ironis kekayaan yang kita miliki begitu melimpah sementara kesejahteraan rakyatnya sangat sekarat.

Seharusnya dengan masyarakat Indonesia yang mayoritasnya adalah islam sistem perekonomian islam lebih diunggulkan daripada sistem kapitalis barat dengan kebanggan praktek bunga ribanya dan lagi-lagi yang terjadi di Indonesia praktek perekonimian islam hanyalah sebatas teoritik saja tidak sampai pada tatanan praktis akhirnya islam ya cuma islam riba tetep riba oh sungguh sayang dan sayang.

Begitupun dengan mawaris (pembagian harta warisan) konsep pembagian harta warisan sudah jelas dan sudah digariskan islam melalui beberapa ayat Al-quran diatas tapi seakan aneh umat islam di Indonesia yang seharusnya menyambutnya dengan penuh gairah malah sebagian menganggap konsep tersebut seakan bagai figura tua yang sudah tidak ada harganya lagi dan menganggap sudah tidak ada relefansi lagi, bahkan banyak kaum muslimin yang tidak mau secara terang-terangan menggunakan konsep mawaris padahal mereka tahu bahwa hukumnya wajib sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat Al-quran tadi maka nauzhubillah boleh jadi jangan-jangan prilaku ini nantinya bisa menjerumuskan yang akan membuat kita bisa menjadi penghuni Neraka kelak dikarenakan tidak mau menggunakan konsep mawaris yang ditetapkan Allah sebelumnya dulu ketika masih di Dunia. Tsumanaudzubillah

Karenanya sangat dan sangat penting sekali belajar ilmu waris, paling tidak ada sebagian orang yan benar-benar menguasai ilmu waris disetiap kampungnya yang akan menjadi bahan acuan dan konsultan bagi masyarakat muslim sekitar ketika ada permasalahan di setiap pembagian warisan. Satu kata kunci mengapa kita harus belajar ilmu mawaris yaitu qiyadah (panutan) inilah kata yang menjadi tujuan mengapa harus belajar mawaris yaitu agar kita bisa menjadi panutan bagi masyarakat islam yang kurang ada waktu mempelajari ilmu waris agar tetap bisa menggunakan konsep islam secara sempurna tadi. Tentunya ini menjadi amniyah (amanah) bagi insan-insan muslim muda yang masih punya semangat dan otak cerdas untuk dengan serius mempalajari ilmu mawaris demi islam yang kaffah.

Wallahu’alam Bishawab….




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: